Diposkan pada literasi

Sebuah Tanggung Jawab

Ingat, ini amanah, bukan hadiah!” Begitu pesan Kak Aaf, salah satu PJ senior di KMO.

26 Juli 2020, aku berhasil menyelesaikan seluruh program KMO. Mulai dari mengikuti materi, Sarapan Kata selama full 30 hari, minus menerbitkan antologi. Karena naskah kelompokku agak sedikit tersendat progressnya, sehingga harus sabar menunggu untuk ikut gelombang penerbitan Batch selanjutnya. Namun, tak apa, aku sudah menganggap diriku lulus dan mendapatkan predikat Alumni KMO Batch 24.

Di penghujung agenda Sarapan Kata kemarin, Kak Dian selaku Penanggung Jawab kelompokku mengajukan sebuah tawaran yang menarik. Apa itu? Beliau ingin mencalonkan diriku sebagai kandidat Penanggung Jawab untuk KMO Batch selanjutnya. Setelah pertimbangan dan diskusi ringan, aku akhirnya mengiyakan tawaran tersebut.

Lumayan, nambah-nambah pengalaman, pikirku saat itu.

Sebelum diangkat menjadi Penanggung Jawab resmi, ada beberapa tahap yang harus kami tempuh sebagai seleksi. Mulai dari interview yang mencakup wawancara umum, psikotes, leadership and knowledge, serta etika dan sikap. Pada tahapan ini, satu persatu kandidat diwawancara melalui chat di whatsapp grup.

Jangan tanyakan bagaimana perasaanku saat itu, gemeteran lur! Ini adalah pengalaman pertamaku diwawancara sampai ke detail yang bahkan sama sekali tidak terpikirkan olehku. Duh, habislah aku ditanya-tanya sama kakak-kakak senior KMO. Diberi waktu pula. Akhirnya kujawab semua pertanyaan yang diajukan sebisa mungkin. Apa adanya, tanpa persiapan.

Setelah wawancara, kami diminta untuk menunggu. Karena, kandidatnya yang lumayan banyak, kalau aku tidak salah ingat ada sekitar 45 kandidat yang diajukan. Dan kala itu terpotong libur Idul Adha, jadi waktu menunggu cukup lama.

Sambil mengisi waktu kosong di sela perkuliahan, aku akhirnya mendaftarkan diri pada Challenge Menulis selama 10 hari yang diadakan oleh akun instagram Ruang Nulis. Tema challengenya juga tidak terlalu sulit, aku hanya diminta untuk menuliskan alasan “Mengapa Aku Menulis” sebanyak 100 kata selama 10 hari tanpa jeda, di akun instagramku.

Baca tulisan selengkapnya di sini.

Terlalu lama menunggu, aku sampai lupa dengan hasil wawancara. Sampai suatu malam, seluruh kandidat PJ diundang kembali ke grup wawancara yang bernama “Tangga Sunyi“. Khawatir, sudah pasti. Takut diwawancara lagi 😭

Ternyata, setelah perkenalan singkat dengan seluruh kandidat PJ, kakak senior mengumumkan kalau masih tersisa satu tahapan yang harus kami lalui. Yaitu, malam bakat dan karya. Pertama, kami diberi tugas untuk menuliskan opini dan aspirasi seputar isu terhangat di lingkup literasi. Dan kedua, membuat satu dari 3 opsi tulisan yaitu flash fiction, pentigraf dan puisi dengan tema harapan.

Tahap seleksi kandidat PJ akhirnya selesai. Dua hari kemudian, mereka menjanjikan pengumuman hasilnya. Dan, jeng jeng jeng

Nama grupnya sudah berganti Lorong Sunyi. Sekedar nama, padahal kenyataannya selalu ramai

Namaku muncul di nomor urut paling awal. Antara senang, bingung, khawatir, semuanya jadi satu. Aku senang, karena kesempatan ini ibarat kantong pengalaman yang tidak bisa dibeli di toko mana pun. Namun, di sisi lain aku khawatir karena amanah ini cukup berat dan tidak bisa dinegosiasi untuk main-main.

Kini, aku telah resmi menjadi salah satu dari puluhan Penanggung Jawab di KMOI. Dan diberi amanah untuk mendampingi kelompok 44 yang sepakat untuk kami beri nama Sahabat Aksara.

14 tanggapan untuk “Sebuah Tanggung Jawab

      1. Huahahaa. Biar pj punya pengalaman yang lebih berkesan. Makin banyak riak dan ombak, makin banyak yang diingat dari sebuah pelayaran kak mela~

        Pffttt. Ngeles bae.

        Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s